Banyak Pekerja Migran menandatangani perjanjian kerja tanpa sempat memahami isinya — kadang karena bahasanya asing, kadang karena didesak waktu. Halaman ini menjelaskan klausul yang paling sering merugikan pekerja, dan menyediakan alat untuk memeriksa draf Anda sendiri.
Kirim PDF atau foto perjanjian kerja Anda, dan alat ini akan menandai klausul yang merugikan pekerja serta menerjemahkannya ke bahasa sehari-hari. Butuh akun gratis — supaya jatah pemakaian bisa dibagi adil dan biayanya terkendali.
Dokumen Anda tidak disimpan di mana pun. Ia diproses sesaat lalu dibuang begitu hasilnya tampil.
Daftar Gratis & Periksa KontrakBagian ini terbuka untuk siapa pun, tanpa perlu akun. Baca dulu sebelum menandatangani apa pun.
Paspor adalah dokumen negara yang melekat pada Anda, dan tanpa memegangnya Anda kehilangan kemampuan paling dasar untuk pulang atau meminta bantuan. Klausul yang mengizinkan penahanan dokumen pribadi — paspor, KTP, ijazah — adalah salah satu tanda paling serius dalam sebuah perjanjian kerja. Kalau menemukannya, tanyakan dasar hukumnya secara tertulis sebelum menandatangani apa pun.
Potongan yang wajar selalu punya tiga hal: jumlahnya pasti, alasannya jelas, dan ada batas kapan berakhirnya. Yang perlu diwaspadai adalah rumusan terbuka seperti "potongan biaya penempatan dan biaya lain yang timbul" tanpa angka dan tanpa batas waktu — kalimat seperti itu memungkinkan potongan berjalan tanpa ujung. Minta rincian tertulis: berapa rupiah, untuk apa, dan sampai bulan ke berapa.
Denda sepihak adalah kewajiban membayar sejumlah uang kalau Anda berhenti atau pulang lebih awal, sementara pihak lain tidak menanggung kewajiban setara kalau merekalah yang mengakhiri hubungan kerja. Efek nyatanya bukan soal uang saja: denda besar membuat orang bertahan di situasi kerja yang buruk karena merasa tidak mampu keluar. Periksa apakah kewajibannya berlaku dua arah.
Perjanjian yang layak menyebutkan jam kerja per hari, hari libur mingguan, dan bagaimana lembur dihitung serta dibayar. Perhatikan rumusan seperti "bekerja sesuai kebutuhan majikan" atau "libur atas kesepakatan" — keduanya terdengar wajar tapi tidak mengikat apa pun, sehingga dalam praktiknya bisa berarti tanpa batas.
Yang tidak tertulis sering lebih merugikan daripada yang tertulis. Pastikan ada: besaran gaji dalam angka dan mata uangnya, siapa yang menanggung biaya pulang termasuk kalau kontrak berakhir lebih awal, jaminan kesehatan atau asuransi, dan bagaimana cara Anda mengadu kalau ada masalah di negara tujuan. Ketiadaan salah satunya layak ditanyakan sebelum tanda tangan.
Perhatikan klausul yang mengizinkan salah satu pihak mengubah isi perjanjian sewaktu-waktu tanpa persetujuan pihak lain. Perjanjian yang bisa diubah sepihak pada dasarnya tidak menjamin apa pun. Pastikan juga Anda menyimpan salinan yang Anda tanda tangani — kalau Anda tidak diberi salinannya, itu sendiri sudah pertanyaan.
Pemeriksaan ini dibuat otomatis dan BUKAN nasihat hukum. Mesin bisa salah membaca dokumen, terutama pada foto yang buram atau tulisan tangan. Hasil "tidak ditemukan masalah" tidak berarti perjanjian ini aman. Untuk keputusan yang mengikat, konsultasikan dengan BP3MI setempat atau pendamping hukum.
Rujukan resmi peraturan ada di halaman Regulasi. Kalau Anda sedang dalam keadaan mendesak, kontak bantuan ada di halaman Kontak Darurat.